Macam Macam HAM : Pengertian, Ciri Ciri, Undang Undang

Macam Macam HAM : Pengertian, Ciri Ciri, Undang Undang

Macam Macam HAM – Hak Asasi Manusia (HAM) Adalah hak yang dimiliki seseorang sejak lahir bahkan sejak masih dalam kandungan, yang secara kodrat melekat pada setiap manusia dan tidak dapat diganggu gugat karena merupakan anugerah Allah SWT.

HAM (Hak Asasi Manusia ) – Sebuah singkatan kata yang terdiri dari 3 kata dan setiap katanya memiliki makna. Makna dari HAM sendiri yaitu “HAK” yang memiliki makna Kewenangan, Kekuasaan, dan Kepunyaan. Dan “ASASI” Memiliki makna Dasar, Pokok. Jadi, makna dari HAM sendiri yaitu Kepemilikan hak yang mendasar oleh manusia.

Akan tetapi pada praktiknya malah banyak terjadi pelanggaran HAM di seluruh dunia. Pelanggaran tersebut dilakukan hanya untuk mendapat apa yang di butuhkan oleh suatu pihak di daerah tersebut.

Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) menurut para Ahli

Pengertian HAM

Untuk pembahasan HAM yang lebih jelasnya kita bisa menyimak beberapa pendapat dari beberapa ahli. Di bawah ini ada beberapa pendapat tentang apa itu HAM dari para ahli :

John Locke

Menurut pendapat dari John Locke HAM (Hak Asasi Manusia) adalah hak yang diberikan langsung oleh Tuhan kepada manusia sebagai hak yang kodrat atau melekat. Maka dari itu tidak ada yang dapat mencabutnya dari manusia, karena HAM ini sifatnya fundamental pada manusia.

Miriam Budiarjo

Menurut Miriam Budiarjo, HAM adalah hak yang dimiliki setiap manusia yang sifatnya universal. Dan hak tersebut dimiliki oleh manusia semenjak lahir ke dunia.

Maksud dari kata universal disini adalah tanpa adanya perbedaan pada setiap manusia karena pada hakekat nya semua sama sama memiliki Hak Asasi Manusia tanpa melihat dari segi agama, ras, kelamin, suku dan budaya.

Prof. Koentjoro Poerbopranoto

Menurut Prof. Koentjoro Poerbopranoto HAM adalah hak yang dimiliki oleh manusia yang bersifat dasar. Hak yang dimiliki manusia sesuai kodratnya yang pada dasarnya tidak dapat di pisahkan sehingga bersifat suci.

Jan Materson

Menurut Jan Materson HAM adalah hak yang dimiliki oleh manusia yang tanpa itu manusia tidak dapat hidup sebagai manusia.

Jack Donnely

Menurut Jack Donnely HAM adalah hak yang dimiliki manusia hanya karena ia manusia. Bukan karena di berikan atau berdasarkan hukum positif, melainkan hanya karena ia manusia dan memang setiap manusia mempunyai itu karena martabatnya sebagai manusia.

Oemar Seno Adji

Menurut Oemar Seno Adji, pengertian HAM adalah hak yang melekat pada setiap martabat manusia sebagai insan dari ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang sifatnya tidak boleh dilanggar oleh siapapun.

David Beetham dan Kevin Boyle

Menurut David Beetham dan Kevin Boyle, pengertian HAM dan kebebasan-kebebasan fundamental adalah hak-hak individual yang berasal dari kebutuhan-kebutuhan serta kapasitas-kapasitas manusia.

UU No 39 Tahun 1999

Menurut UU No 39 Tahun 1999 pasal 1, pengertian HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada diri manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, dimana hak tersebut merupakan anugerah yang wajib di dilindungi dan hargai oleh setiap manusia.

Ciri-ciri Khusus Hak Asasi Manusia (
HAM )

Ciri ciri HAM

HAM – Mempunyai perbedaan khusus dengan hak-hak lainnya. Maka dari itu HAM memiliki ciri-ciri khusus, dan ciri tersebut antara lain yaitu :

  • HAM tidak diberikan kepada seseorang, akan tetapi memang hak semua orang, baik itu hak sipil, hak politik, hak ekonomi, hak sosial, dan hak budaya.
  • HAM tidak dapat dicabut, dihilangkan, atau diserahkan
  • HAM bersifat hakiki, yaitu hak yang dimiliki manusia semenjak ia dilahirkan di dunia ini.
  • HAM sifatnya universal sehingga berlaku bagi semua Manusia yang sejatinya memang diciptakan dengan memiliki sebuah hak. Dan hak tersebut dimilikinya tanpa ada perbedaan bagi semuanya.

Macam macam Hak Asasi Manusia (HAM)

Macam Macam HAM

Setelah kita mengerti tentang pengertian HAM dari beberapa pendapat yang ada, sekarang giliran kita mengulas tentang macam-macam HAM. Berikut ini adalah macam-macam HAM yang perlu kita ketahui :

1. Hak Asasi Pribadi (Personal Rights)

Ini merupakan hak asasi yang berhubungan dengan kehidupan pribadi setiap individu. Beberapa contoh hak asasi pribadi diantaranya:

  • Kebebasan untuk bepergian, bergerak, berpindah ke berbagai tempat.
  • Kebebasan dalam menyampaikan pendapat.
  • Kebebasan dalam berkumpul dan berorganisasi.
  • Kebebasan dalam memilih, memeluk, dan menjalankan agama dan kepercayaan sesuai keyakinan masing-masing individu.

2. Hak Asasi Politik (Political Rights)

Ini merupakan hak asasi yang terkait dengan kehidupan politik seseorang. Beberapa contoh hak asasi politik diantaranya:

  • Hak untuk untuk dipilih dan memilih dalam suatu pemilihan.
  • Hak dalam keikutsertaan kegiatan pemerintahan.
  • Hak dalam mendirikan partai politik dan organisasi politik.
  • Hak dalam membuat usulan petisi.

3. Hak Asasi Hukum (Legal Equality Rights)

Ini adalah hak mendapatkan kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan. Beberapa contoh hak asasi hukum diantaranya:

  • Hak untuk mendapat perlakukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan.
  • Hak seseorang untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil.
  • Hak untuk mendapatkan perlindungan dan pelayanaan hukum.

4. Hak Asasi Ekonomi (Property Rigths)

Ini merupakan hak masing-masing individu terkait dengan kegiatan perekonomian. Beberapa contoh hak-hak asasi ekonomi diantaranya:

  • Kebebasan dalam kegiatan jual-beli.
  • Kebesasan dalam melakukan perjanjian kontrak.
  • Kebebasan dalam penyelenggaraan sewa-menyewa dan hutang-piutang.
  • Kebebasan dalam memiliki sesuatu.
  • Kebebasan dalam memiliki pekerjaan yang pantas.

5. Hak Asasi Peradilan (Procedural Rights)

Ini merupakan hak untuk mendapat perlakuan sama dalam tata cara pengadilan. Beberapa contoh hak-hak asasi peradilan diantaranya:

  • Hak untuk mendapatkan pembelaan hukum di pengadilan.
  • Hak untuk mendapatkan persamaan atas perlakuan penggeledahan, penangkapan, penahanan, dan penyelidikan di muka hukum.

6. Hak Asasi Sosial Budaya (Social Culture Rights)

Ini merupakan hak individu terkait dengan kehidupan bermasyarakat. Beberapa contoh hak asasi sosial budaya diantaranya:

  • Hak untuk menentukan, memilih, dan mendapatkan pendidikan.
  • Hak untuk mendapatkan pengajaran.
  • Hak untuk mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat dan minat.

Undang-Undang terkait dengan Hak Asasi Manusia (HAM)

Undang Undang HAM

Di Indonesia ada beberapa undang yang mengatur tentang HAM (Hak Asasi Manusia). Dalam undang-undang pasal 28A hingga 28J dapat kita lihat peraturan yang mengatur mengenai HAM. Dan dibawah ini merupakan pembahasan singkat tentang undang-undang tersebut :

1. Pasal 28A Mengatur Tentang Hak Hidup

  • (1) Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak untuk mempertahankan hidup dan kehidupannya.

2. Pasal 28B Mengatur Tentang Hak Berkeluarga

  • (1) Setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan lewat perkawinan yang sah.

  • (2) Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas pemberian berasal dari kekerasan dan diskriminasi.

3. Pasal 28C Mengatur Tentang Hak Memperoleh Pendidikan

  • (1) Setiap orang berhak mengembangkan diri lewat pemenuhan keperluan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan mendapatkan fungsi berasal dari ilmu-ilmu dan teknologi, seni dan budaya, demi menambah mutu hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia.

  • (2) Setiap orang berhak untuk memajukan dirinya didalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa dan negaranya.

4. Pasal 28D Mengatur Tentang Kepastian Hukum

  • (1) Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang serupa dihadapan hukum.

  • (2) Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak didalam jalinan kerja.

  • (3) Setiap warga negara berhak mendapatkan kesempatan yang serupa didalam pemerintahan.

  • (4) Setiap orang berhak atas status kewarganegaraan.

5. Pasal 28E Mengatur Tentang Kebebasan Beragama

  • (1) Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih daerah tinggal diwilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak untuk kembali.

  • (2) Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, memperlihatkan asumsi dan sikap, sesuai bersama dengan hati nuraninya.

  • (3) Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.

6. Pasal 28F Mengatur Tentang Komunikasi dan Informasi

  • Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan mendapatkan informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan memberikan informasi bersama dengan memanfaatkan segala style saluran yang tersedia.

7. Pasal 28G Mengatur Hak Perlindungan Diri

  • (1) Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang dibawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa safe dan pemberian berasal dari ancaman keresahan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi.

  • (2) Setiap orang berhak untuk bebas berasal dari penyiksaan dan perlakuan yang merendahkan derajat martabat manusia dan berhak mendapatkan suaka politik berasal dari negara lain.

8. Pasal 28h Mengatur Tentang Kesejahteraan dan Jaminan Sosial

  • (1) Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan medapatkan lingkungan hidup baik dan sehat serta berhak mendapatkan pelayanan kesehatan.

  • (2) Setiap orang mendapat kemudahan dan perlakuan tertentu untuk mendapatkan kesempatan dan fungsi yang serupa fungsi capai persamaan dan keadilan.

  • (3) Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang terlalu mungkin pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat.

  • (4) Setiap orang berhak membawa hak milik privat dan hak milik selanjutnya tidak boleh diambil alih alih secara sewenang-wenang oleh siapa pun.

9. Pasal 28I Mengatur Hak-Hak Basic Asasi Manusia

  • (1) Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan asumsi dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai privat dihadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas basic hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak sanggup dikurangi didalam keadaan apa pun.

  • (2) Setiap orang berhak bebas atas perlakuan yang bersifat diskriminatif atas basic apa pun dan berhak mendapatkan pemberian pada perlakuan yang bersifat diskriminatif itu.

  • (3) Identitas budaya dan hak penduduk tradisional dihormati selaras bersama dengan perkembangan zaman dan peradaban.

  • (4) Perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia adalah tanggung jawab negara, khususnya pemerintah.

  • (5) Untuk menegakan dan melindungi hak asasi manusia sesuai bersama dengan prinsip negara hukum yang demokratis, maka pelaksanaan hak asasi manusia dijamin, diatur, dan dituangkan didalam ketentuan perundangan-undangan.

10. Pasal 28J Mengatur Tentang Penghormatan HAM

  • (1) Setiap orang wajib menghargai hak asasi manusia orang lain di dalam tata kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

  • (2) Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, tiap-tiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan bersama dengan undang-undang bersama dengan maksud sebatas untuk menjamin pernyataan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk mencukupi tuntutan yang adil sesuai bersama dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum didalam suatu penduduk demokratis.

**********

Sumber Referensi :

Maxmanroe

Wikipedia

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: